company logo

Login Form



September 2010
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
The Indonesian Province of the Society of Jesus
Injil Minggu Biasa XXIV tahun C (Luk 15:1-32) PDF Print E-mail
Tuesday, 07 September 2010 08:47

TIGA PERUMPAMAAN: DOMBA TERSESAT, DIRHAM TERSELIP, ANAK HILANG.

Kali ini bacaan dari Injil Lukas memuat tiga perumpamaan, yakni domba yang tersesat (Luk 15:1-7), disusul dengan perumpamaan mata uang yang terselip (ayat 8-10) dan perumpamaan anak yang hilang (ayat 11-32). Ketiga perumpamaan di atas ditampilkan sebagai tanggapan terhadap kaum Farisi dan ahli Taurat yang kurang senang melihat Yesus membiarkan para pemungut cukai serta para pendosa datang ikut "mendengarkan dia" seperti disebutkan dalam ayat 1-3. Maksudnya, membiarkan mereka mengikuti uraiannya mengenai ajaran Kitab Suci dan mulai menjadi muridnya. Memang, mendengarkan uraian Taurat bagi orang Yahudi bukanlah kegiatan yang bisa sembarangan diikuti. Mereka yang dianggap bukan termasuk orang baik-baik tidak diizinkan. Pemungut cukai dianggap tak pantas duduk mendengarkan ajaran Taurat. Pemungut cukai dicap sebagai orang yang menjual bangsa sendiri dengan bekerja memungut pajak dari sesama orang Yahudi bagi penguasa Romawi. Dosa mereka jauh lebih besar dari pada pelanggaran lain karena mereka terang-terangan ikut menindas umat Tuhan sendiri. Mereka dianggap berlaku seperti para penindas di Mesir dulu. Mereka tak layak mendapat pengampunan, apalagi mendengarkan uraian Taurat. Itulah sebabnya dalam ayat 1 "para pemungut cukai" disebut secara khusus sebelum "orang-orang berdosa". Tetapi Yesus membiarkan mereka datang mendengarkan pengajarannya! Orang-orang yang merasa diri saleh tak habis mengerti, bahkan tersinggung dan menggerutu - "bersungut-sungut" - melihat kelakuan Yesus. Kelonggarannya mengotori kegiatan suci ini, menyalahi adat kebiasaan. Para tokoh agama nanti akan bersetuju untuk menyingkirkan Yesus yang menjadi duri dalam daging bagi mereka. Kita tahu cerita selanjutnya. Namun, bagaimana ingatan murid-murid generasi pertama mengenai cara Yesus menanggapi penilaian orang Farisi dan para ahli Taurat tadi? Apa yang disampaikan dalam ketiga perumpamaan itu?

 

Read more...
 


Powered by Webmaster!. Designed by: wine theme (trailer) choose domain name Valid XHTML and CSS.